Radang Selaput Otak Dewasa dan Cara Mengobatinya

By | February 23, 2013

Radang Selaput Otak Dewasa dan Cara Mengobatinya РPenyakit radang selaput otak baru-baru ini mulai terdengar seiring tersiarnya kabar salah satu artis Indonesia (Ashanty) yang divonis mengidap penyakit radang selaput otak atau lebih dikenal dengan nama meningitis. Tentunya kita harus waspada serta mengantisipasi salah satu penyakit yang bersumber dari bakteri ini dengan mengetahui penyebab dan gejala yang timbul akibat penyakit radang selaput otak ini. Simak tulisan berikut ini yang akan membahas tentang bagaimana cara mengobati penyakit radang selaput otak (meningitis).

Radang Selaput Otak Dewasa dan Cara Mengobatinya

Radang Selaput Otak Dewasa

Radang Selaput Otak Dewasa

Radang selaput otak umumnya disebabkan oleh adanya infeksi. Namun, ada juga kasus dimana penyakit ini disebabkan oleh penyakit lain seperti kanker atau penggunaan obat tertentu. Ada dua jenis penyebab radang selaput otak, yang infeksi dan non-infeksi. Untuk yang infeksi, biasanya di akibatkan oleh bakteri, kuman, virus atau jamur. Dan radang non infeksi bisa disebabkan oleh kanker, gangguan auto imun, atau penggunaan obat tertentu.

Gejala yang ditimbulkan akibat penyakit radang selaput otak ini adalah:

  • Berupa nyeri di kepala
  • Sakit kepala hebat yang tak kunjung sembuh hingga menyebabkan muntah-muntah
  • Tegang di leher dan disertai demam tinggi atau rendah, bisa sekitar 37 atau 37,5 derajat celcius

Penyakit radang selaput otak dewasa ini bisa menyerang segala usia dan memang cukup mematikkan karena menyerang bagian vital dari tubuh yaitu otak. Untuk anak, gejala yang biasanya timbul adalah:

  • Rewel
  • Cenderung lemas
  • Mendadak tidak aktif
  • Demam apalagi hingga kejang

Penyebab meningitis atau radang selaput otak bisa disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus. Namun yang paling sering menyebabkan penyakit tersebut di Indonesia adalah virus dan bakteri.

Cara penyembuhan penyakit radang selaput otak ini adalah penanganan sejak dini. Harus diketahui terlebih dahulu, jangan sampai kita tahu setelah penyakit ini menyerang sistem kerja otak karena akan berakibat fatal sampai pada kematian. Bukan menakuti, namun kenyataan yang ada memang seperti itu.

Dalam beberapa kasus nyawa pasien radang selaput otak alias meningitis tidak bisa diselamatkan. Ada pula pasien yang bisa sembuh namun meninggalkan cacat dan kelumpuhan. Namun bukan berarti tidak ada harapan sembuh total bagi pasien meningitis. “Bisa sembuh total kalau didiagnosa dini dan pengobatan tepat,” ujar Dr Roslan Yusni Hasan, Sp. BS, dokter spesialis bedah syaraf di RS Mayapada saat dihubungi detikHealth, Senin (18/2/2013).

Dokter mendiagnosa penyakit ini dengan gejala klinis pada pasien. Untuk semakin memastikan, dokter akan melakukan pemeriksaan cairan otak.

Menurut dr Roslan, penyebab meningitis bisa bakteri, jamur, atau virus. Namun yang paling sering menyebabkan penyakit tersebut di Indonesia adalah virus dan bakteri. “Setelah ketahuan infeksinya, cairan dibiakkan sehingga kumannya ketahuan lalu ducarikan obat yang cocok. Digunakan juga peta kuman di mana RS, negara, dan wilayah beda-beda peta kumannya.

Ketepatan pengobatan menentukan lama pengobatan,” papar dr Roslan. Karena virus bisa menyebar lewat udara maka penyakit ini bisa menular, dari flu bisa menjalar ke selaput otak.

Meski begitu penyakit ini bisa dicegah. Antara lain dengan menerapkan perilaku hidup sehat, menutup mulut jika bersin ataupun batuk, cuci tangan dan imunisasi. (Materi Referensi)

Oleh karena itu, mari kita coba hidup sehat dan cegah terjadinya penykit radang selaput otak. Jika memang sudah terkena penyakit ini, silahkan konsultasi dengan dokter spesialis untuk segera diobati. Sekian tulisan mengenai Radang Selaput Otak Dewasa dan Cara Mengobatinya. Semoga Bermanfaat. Salam.

Radang Selaput Otak Dewasa dan Cara Mengobatinya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.