Cara Membuat NPWP Perorangan Pribadi di Kantor Pajak dan Online

Cara Membuat NPWP Perorangan/Pribadi di Kantor Pajak dan Online  РSalam hangat sobat blogger sekalian, kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai cara membuat NPWP perorangan/pribadi. Sebelumnya, sobat harus mempersiapkan syarat membuat NPWP yang nanti akan dilampirkan ketika membuat NPWP di kantor wajib pajak. Syarat membuat NPWP adalah KTP bagi penduduk asli Indonesia dan Paspor untuk penduduk asing. Syarat membuat npwp tersebut difotokopi ya, nanti sebagai lampiran saat membuat NPWP perorangan.

Cara Membuat NPWP Online

Cara Membuat NPWP Perorangan PribadiAda 2 cara membuat NPWP perorangan/pribadi, yaitu datang langsung ke kantor pajak tempat sobat berdomisili dan melalui registrasi online atau daftar npwp online. Meskipun ada 2 cara, keduanya tetap harus ke kantor pajak tempat sobat berdomisili karena membuat npwp secara online hanya membantu petugas untuk mengisi informasi atau data kita agar mempercepat proses pembuatan npwp tersebut. Untuk membuat secara online sobat bisa kunjungi situs resmi Dirjen Pajak di www.pajak.go.id atau secara lengkapnya baca di:

http://www.pajak.go.id/content/pendaftaran-npwp-online-eregistration

Cara membuat NPWP perorangan/pribadi yang datang langsung ke kantor pajak cukup mudah atau tidak sulit. Sebelumnya, sobat harus tahu terlebih dahulu alamat kantor pajak tempat sobat berdomisili. Dalam hal ini tidak mungkin saya mau menuliskan satu persatu daftar alamat kantor pajak yang ada di Indonesia, sobat bisa cek daftar kantor pajak seluruh Indonesia dialamat:

http://apps.prabowomurti.com/kantorpajak.php

Oh iya, jika ternyata dalam 1 kota terdapat beberapa kantor Pajak, sobat jangan heran ya? Jawabannya karena dalam 1 kantor biasanya memegang wewenang membuat NPWP untuk kecamatan atau daerah tertentu. Pengalaman saya membuat NPWP di Bandar Lampung, ada 2 kantor pajak yang jarak 1 sama lainnya tidak terlalu jauh. Saya berdomisili di Kecamatan Sukarame, jadi saya harus ke kantor pajak B yang mengurus Kecamatan Sukarame. Karena saya belum tahu, saya masuk di kantor Pajak A yang tidak mengurus kecamatan saya. Saya pun tidak baca-baca dulu plank yang ada di depan kantor pajak tersebut. So, sobat bisa bertanya langsung melalui telpon yang tertera di alamat kantor pajak di atas supaya tidak salah masuk. :)

Untuk membuat NPWP Perorangan/Pribadi di kantor pajak tidak sulit, cukup kita siapkan fotokopi KTP saja dan membawa pena yang nanti akan kita gunakan untuk mengisi form pengajuan pembuatan NPWP. Kemudian antre seperti kita di bank atau tempat-tempat antre lainnya. Ini yang bikin lama. Saya saja menunggu sekitar 2 jam untuk mendapat giliran. Itulah alasan mengapa Dirjen Pajak membuat sistem registrasi NPWP secara online, yaitu meminimalisir terjadinya antrean panjang. Namun karena orang Indonesia masih jarang yang mau menggunakan hal-hal baru seperti  registrasi pajak online tersebut, nampaknya masih belum terserap dengan baik.

Ketika sobat sampai di kantor pajak sesuai tempat sobat berdomisili, biasanya ada petugas pajak yang menanyakan apa tujuan kedatangan sobat ke kantor pajak. Jawab saja, “Mau membuat NPWP Perorangan/Pribadi”, nanti petugas tersebut akan memberikan form yang harus sobat isi dan menanyakan fotokopi KTP sobat. So, harus dipersiapkan fotokopinya ya? Ditambah kartu antrean :)

Sobat isi form tersebut sesuai data yang tertera di KTP sobat, kemudian tunggu no antrean di kursi yang telah disediakan. tik tok tik tok jika sudah tiba waktu giliran sobat, silahkan menuju teller dan berikan form serta fotokopi KTP sobat. Kalau ditanya-tanya petugas ya jawab aja, misalnya kerja dimana? Gaji perbulan berapa? dan lain-lain. Biasanya sih gak ditanya-tanya gitu. Tergantung mood petugasnya aja. hehee.

Kemudian petugas mengetik informasi yang kita berikan seperti nama, alamat dan lain-lain ke dalam sistem. Nah, disini letak atau fungsi pendaftaran NPWP secara online di www.ereg.pajak.go.id. Kita tidak perlu lagi memberikan form aplikasi, hanya memberikan print out “Formulir Registrasi Wajib Pajak” dan “Surat Keterangan Terdaftar Sementara” yang kita dapatkan saat mendaftar NPWP online serta tetap membawa fotokopi KTP.

Berapa lama waktu sampai kita mendapatkan kartu NPWP? Hmhmhmm… Sebentar kok, hanya beberapa menit saja langsung jadi kartu NPWP-nya. Selain kartu, kita diberikan “Surat Keterangan Terdaftar” dan “Kewajiban Setelah Ber-NPWP Bagi Orang Pribadi”. Bisa dibaca dirumah aja itu dan Selesai. Sobat sudah terdaftar dan memiliki NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak). Mudah bukan cara membuat NPWP perorangan/pribadi di kantor pajak atau online?

Demikian informasi mengenai cara membuat NPWP perorangan/pribadi di kantor pajak dan online. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Cara Membuat NPWP Perorangan/Pribadi di Kantor Pajak dan Online



Comments

  1. By Iann

    Reply

    • By Iann

      Reply

  2. By Iann

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  3. By Aditya

    Reply

  4. By Aditya

    Reply

  5. By Aditya

    Reply

  6. By kavidcst

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  7. By brutus

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

      • By yazhie

        Reply

  8. By Leny Tri H

    Reply

    • By iksan

      Reply

  9. By brutus

    Reply

  10. By nuryani

    Reply

  11. By yandi

    Reply

  12. By hendrick tito

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  13. By Maharani

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  14. By eninta

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  15. By ita

    Reply

  16. By hendi akbar

    Reply

  17. By devi

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  18. By yanto ariep

    Reply

  19. By iqbal nuritno

    Reply

    • By Iqbal Parabi

      Reply

  20. By bunga

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 3 = 12

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>