Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya Hidup di Bandung

By | March 21, 2013

Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya Hidup di Bandung – Salam hangat sobat blogger sekalian, kali ini saya ingin berbagi informasi tentang biaya kuliah S2 ITB. Untuk biaya kuliah S2 di ITB, sobat sebenarnya bisa langsung mencari informasi dari situs resmi itb, saya pun mendapatkan informasinya dari situ. Namun untuk biaya hidup di bandung, sobat mungkin bisa mengira-ngira berapa pengeluaran sehari di kota Bandung. Namun, saya ingin sedikit berbagi informasi tentang pengalaman saya beberapa waktu lalu tinggal di Bandung. Biaya hidup di Bandung memang terbilang mahal. Mengapa? karena Bandung merupakan kota Wisata yang ber-genre Hiburan, Fashion dan Kuliner. Otomatis karena banyak pengunjung yang datang membuat harga makanan jadi mahal. Padahal, kita yang mahasiswa kan bukan pelancong, tetapi pelajar yang mesti pinter-pinter atur pengeluaran.

Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya Hidup di Bandung

Biaya Kuliah S2 ITB

Ilustrasi Biaya Kuliah S2 ITB

Berapa biaya kuliah S2 di ITB tahun 2013 ini? Dari sumber yang saya dapatkan, biaya kuliah S2 ITB tahun 2013 adalah sebagai berikut:

Untuk Warga Negara Indonesi (WNI) = Rp. 8.500.000 per semester.

Untuk Warga Negara Asing (WNA) = USD 3600 per semester.

Itu biaya kuliah lho, belum biaya pertama kali masuk atau disebut biaya pangkal. Biasanya biaya pangkal kalau masuk Universitas atau Institut mahalkan? Hmhmhmm.. Untuk yang ini, saya acungkan jempol deh buat ITB. Mengapa? karena untuk biaya awal masuk S2 ITB tidak tinggi dan sesuai dengan apa yang kita dapat. Ternyata, di ITB tidak ada yang namanya biaya pembangunan gedung, biaya pengembangan laboratorium dan biaya lainnya. Mantab deh ITB.

Terus, berapa biaya pangkalnya? Tenang… tenang, biayanya gak mahal kok, hanya Rp. 370.000. Hah? kok bisa murah gitu? Gak percaya? ini rincian biaya awal masuk sebagai mahasiswa S2 di ITB:

1. Pelayanan Kesehatan
– Layanan Rawat Jalan = Rp. 150.000
– Layanan Rawat Inap/Asuransi = Rp. 80.000

2. Jaket Almamater = Rp. 75.000

3. Fasilitas Internet = Rp. 25.000

4. Pembuatan RFID Smart Card = Rp. 40.000

Total = Rp. 370.000

Jadi, total biaya kuliah S2 ITB di semester pertama adalah Rp. 8.870.000. Semester berikutnya membayar biaya semester saja sebesar Rp. 8.500.000.

Menurut pendapat saya, biaya kuliah S2 ITB ini terbilang rata-rata karena jika mau membanding-bandingkan dengan institusi lain, ITB ada di tengah. Saya tidak mau menyebutkan berapa biaya di institusi lain tersebut, namun saya hanya menyebutkan ada yang jauh lebih tinggi dan ada pula yang sedikit lebih rendah. Jadi, ITB ada di tengah-tengah. Namun, untuk kualitas pendidikan, saya rasa ITB masuk di bagian atas deh. Melihat dari track record ITB sendiri yang sudah dikenal di level internasional, ITB tidak mungkin mau memberikan pendidikan yang seadanya.

Setelah kita membahas tentang biaya kuliah S2 di ITB, sekarang kita bahas biaya hidup di Bandung yang menjadi tempat kita menuntut ilmu. Ini akan sangat berguna bagi sobat yang tinggal di daerah lain selain Bandung dan akan ngekos di kota Bandung. Buat yang memang asli penduduk Bandung dan tinggal di Bandung saya rasa sudah tahu dan tidak perlu lagi membaca bagian ini.

Biaya Hidup di Bandung.

1. Kos

Untuk biaya kos atau sewa tempat tinggal di daerah Bandung terbilang mahal jika sobat mau kos-kosan yang serba ada. Ada AC, TV, Kamar Tidur luas, Dekat Kampus dan fasilitas lainnya yang serba ada itu jelas mahal. Kalau mau yang seperti itu, sobat siap-siap merogoh kocek sekitar Rp. 1.500.000 perbulan. Kisarannya Rp. 1.500.000 – Rp. 2.000.000. Biasanya yang udah segitu ada tempat parkir mobilnya juga. Kok parkir mobil? Iya, daerah Bandung ini sangat sulit sekali mendapatkan lahan buat perkir. Penduduknya padat sehingga mepet-mepet dan jalan sempit-sempit.

Bagi sobat yang biasa melihat jalan luas-luas di daerah sobat, jangan kaget ketika meilihat jalan-jalan yang ada di perkampungan atau tempat-tempat kos. Ada yang hanya cukup untuk lewat 1 motor saja. Kebayangkan gimana sempitnya?

Kok mahal baget ya? Iya, bagi sobat yang memilih tinggal di kos-kosan yang serba ada segitu perkiraannya. Tetapi bagi sobat yang bisa tinggal dengan keadaan yang ‘ada’ namun tidak semuanya ada, masih ada kok kos-kosan yang tidak terlalu mahal dan bisa sobat jangkau. Bahkan kalau beruntung bisa dapat kos-kosan dengan harga Rp. 350.000 perbulan. Jarang memang, ditambah fasilitas yang minim seperti ruang kecil, kamar mandi di luar, listrik dan air bayar lagi dan lain-lain. Namun, untuk yang sedang-sedang saja, kisarannya sekitar Rp. 500.000 – Rp. 850.000 perbulan.

Diantara yang sedang-sedang sampai ke yang mewah tadi ada juga lho, yaitu kisaran Rp. 850.000 – Rp. 1.250.000 perbulan. So, sobat bisa pilih sesuai dengan kemampuan dan keinginan sobat. Kalau mau cari yang mahal gampang, sekitaran ITB banyak sekali. Tentunya mudah dijangkau oleh kendaraan roda empat atau mobil. Namun kalau mau cari kos-kosan yang murah agak masuk ke dalam-dalam gang dan biasanya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua atau motor.

2. Makan

Untuk biaya makan sehari-hari, kembali lagi dengan gaya hidup seperti biaya kos di atas. Kalau sobat biasa makannya yang bergizi dan berkualitas tinggi tiap harinya, biaya makan ini bisa lebih dari Rp. 100.000 dalam sehari. Belum lagi kalau yang suka ngemil. Bisa bludak pengeluaran dalam seharinya.

Namun, bagi sobat yang biasa makan yang penting bersih dan sehat, biaya makan tidak terlalu mahal kok. Kisaran sekali makan Rp. 15.000 – Rp. 25.000. Jadi sehari paling mentok keluar duit Rp. 75.000. Kalau mau hemat sehari Rp. 35.000 – Rp. 50.000 juga bisa, tergantung maunya sobat. :)

3. Transportasi

Ini buat sobat yang kos-kosannya agak jauh dari kampus pasti butuh yang namanya biaya transportasi. Untuk biaya naik angkot sampai ke kampus biasanya kisaran Rp. 1.500 – Rp. 2.500 sekali naik angkot. Buat yang punya motor atau mobil pasti sudah bisa memperkirakan berapa biaya transportasinya. Motor biasanya Rp. 5.000 – Rp. 10.000 per 2 hari. Mobil kalau dekat sekitar Rp. 20.000 sudah cukup.

4. Print dan Fotokopi

Ini biasanya disebut biaya tak terduga. Tiba-tiba ada materi kuliah yang harus di print, ada bahan-bahan kuliah yang harus di fotokopi dan lain-lain. Biaya fotokopi kisaran Rp. 100 – Rp. 200 perlembar dan biaya print Rp. 400 perlembar, kalau warna Rp. 700. Itu pengalaman saya lho, kalau ada yang lebih murah dari situ sobat bisa kasih komentar di tulisan ini.

Kesimpulan:

1. Biaya kuliah S2 ITB tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu rendah. Biayanya sedang dan tidak terlalu banyak biaya ‘aneh’ yang biasa muncul kalau kita mau kuliah. Namun, kualitas pendidikan di ITB di atas rata-rata institusi yang ada di Indonesia.

2. Biaya hidup di Bandung relatif meskipun terbilang mahal, namun tergantung dengan gaya hidup mahasiswa itu sendiri. Bisa dihemat seminimal mungkin, tetapi bisa jadi boros dan tak terkendali pengeluarannya.

Demikian tulisan mengenai Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya hidup di Bandung. Semoga bermanfaat dan jika ingin berdiskusi silahkan kirim komentar sobat di bawah. Salam.

Materi referensi: Pengalaman Pribadi dan http://sps.itb.ac.id

Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya Hidup di Bandung



36 thoughts on “Biaya Kuliah S2 ITB + Biaya Hidup di Bandung

  1. Myra

    Kak, adakah materi ujian masuk untuk jurusan teknik lingkungan…? kebetulan saya lintas jurusan… 😀

    Reply
    1. aziz

      wah mir sama saya juga mau masuk teknik lingkungan dan sama dari lintas jurusan. bagi2 ya infonya kalo punya

      Reply
  2. Dony

    Wah, bermanfaat buanget infonya. Kebetulan saya juga mau lanjutin kuliah S2 saya di Unpad. Sy bth info biaya hidup jadi sepertinya dah terjawab. Terima kasih dah sharing.

    Reply
  3. Sumber Informasi lifestyle

    saya berencana daftar pasca sarjana di ITB, saya sendiri orang bandung namun S1 saya dari PTS, apa bisa masuk ITB gan?? mohon pencerahannya

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Bisa. Asal PTS-nya terakreditasi dan lulus seleksi. Semangat gan.

      Reply
  4. laretna

    Kak mau nanya, ini kakak daftar S2nya bulan apa dan tahun brp ya? aku rencana apply utk S2 itb jg utk tahun ajaran 2014/2015. denger-denger skrg uang pangkal ITB sudah dihapuskan, benar? itu berlaku utk mahasiswa S1 aja apa S2 atau S3 juga? thx

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Masih sama mbak, bisa lihat di sps.itb.ac.id. Uang pangkal memang tidak ada untuk S2. Sudah saya jelaskan di tulisan ini. Biaya tidak terlalu mahal namun kualitasnya tinggi. Semoga sukses.

      Reply
  5. Tipa

    Nice info.. Mau tanya dong, klo sks-nya bayarnya beda lagi ya? Apa sudah include di 9,5jt/smstr? (Biaya 2014).. Semua jurusan itu sama ya biayanya?

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Sksnya sudah include di 9,5 jt itu mbak.

      Reply
  6. Plis Jangan Diklik!!!

    Hmm..mudah2an kesampean S2 nanti di ITB..amiiinn :)

    Reply
  7. JUNI AFNIKA SILABAN

    Klo PTS yg akreditas C bsa gk kak ngambil s2 d itb???

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Lihat di list persyaratan di fakultas masing-masing. Nampaknya bisa asal sudah terakreditasi setahu saya. Coba lihat lebih detil di website sps itb.

      Reply
  8. angsukmaputri

    makasih infonya mas. saya sedang cari info s2 di TL ITB :)

    Reply
  9. Rini

    Aslm… Pak,,, kalau mengenai tes bidang studi itu seberapa besar pengaruhnya terhadap kelulusan s2? alhamdulillah saya sudah lulus elpt dan tpa…

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Wasalam. Belum jadi bapak! :) Prodi apa? Beda prodi beda juga takarannya.

      Reply
  10. jayadi

    Saya dri papua kami dsini mngkin anak sma kelas 1 di situ lbih pntar di banding kami yg s1. Mkax z ingin mlnjutkan s2 insya allah 2017 di ITB.apa mungkin dri ITB bsa menerima saya ? Z ingin lanjut Tekhnik sipil tolong infonyakah Abang.trimakasih

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Mungkin sekali diterima asalkan bisa memenuhi persyaratan masuk S2 itb. Tidak pandang dari papua, dari timur, dari barat, dari kalimantan, atau dari manapun.

      Reply
  11. Mita

    Kak, Adakah beasiswa untuk mahasiswa reguler S2 Di ITB? (beasiswa setelah jadi mahasiswa) Terimakasih.

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Ada. Nanti sepanjang perjalanan kuliah bakalan ada tawaran beasiswa. Coba LPDP.

      Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Yg pasti TPA sama TOEFL. tambahannya tergantung jurusan yg dipilih. ada wawancara, ada kemampuan dasar, placement test, gambar (arsitektur), dll. bisa diliat di sps.itb.ac.id

      Reply
  12. NiNi

    Pendaftaran s2 di itb berlangsung berapa kali dalam sebulan? Dan kk tau ga biaya kost_an d Bandung klo tuk stahun? 😀 trima kasih 😉

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Kalau pendaftaran gk pake perbulan. Dia bukanya pas sebelum mulai semester ganjil/genap. Bisa dilihat di sps.itb.ac.id, lengkap disitu. Biaya kos sudah saya tulis perbulan, kalau pertahun biasanya lebih murah 1 bulan aja. misalnya yg 500 rb, dikali 12 kan 6juta, klo setahun jadinya 5,5 juta.

      Reply
  13. darwin

    Informasi yang bagus bang Abang punya soal atau kisi-kisi test TPA Bappenas ? Mohon infonya bang

    Reply
  14. NURMA

    ka, kalau daftar sebelum semester genap masih boleh kah? itu berarti kita masih tetap mempelajari mata kuliah semester 1 atau bagaimana?

    Reply
  15. isny

    salm kenal kak, kata kakak kalo s2 udah ga ada uang pangkal nya. nah terus kalo s1 ada uang pangkalnya? bukannya udah sistem ukt ya kak. makasih atas segala info mengenai PTN nya

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Tempat saya kos nyaman dan gak mahal, sulitnya cuma jalan sempit. Jadi gak bisa mobil masuk. Di daerah Bangbayang.

      Reply
  16. herman

    mas,, boleh nanya gak kira-kira berapa jumlah biaya perkuliahan keseluruhan dari pertama masuk sampai selasai perkuliahan nya,,

    Reply
  17. SemenIndonesia

    untuk biaya kuliah apakah semuanya sama yakni 9,5 juta untuk semua jurusan? Soalnya kami sedang mencari daftar perguruan tinggi tingkat pedidikan Pasca Sarjana (S2) untuk para karyawan kami. Mohon jawabannya. Terima Kasih.

    Reply
    1. Iqbal Parabi Post author

      Di ITB semua sama kecuali SBM, silahkan lihat lebih detil biaya pendidikan di http://www.sps.itb.ac.id/ind/biaya/ karena tiap tahun terjadi perubahan.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *